Soal Rencana Right Issue di 2022, Ini Penjelasan Bank BNI

Senin, 14 Maret 2022 - 15:36 WIB
"Kemudian kita sempat diskusi dengan lembaga rating internasional yang memberikan kita rating, mereka berpandangan bahwa dengan kondisi pandemi saat ini kalo misalkan kondisi memburuk dan mereka terpaksa mendowngrade outlook ekonomi Indonesia," jelasnya.

Selain itu, BNI juga ingin meningkatkan modal untuk mengantisipasi jika terjadi gejolak ekonomi yang lebih lanjut agar rating tidak turun.

BNI sebagai korporasi juga fokus melakukan akusiasi sehingga penting memiliki modal besar untuk mendukung lebih banyak debitur sesuai kebutuhan bisnisnya.

"Dengan latar belakang ini kemudian kita eksplore berbagai opsi untuk meningkatkan permodalan. Tidak hanya right issue, secara paralel kita juga mengadopsi capital market," jelasnya.

Hal tersebut membuat BNI menerbitkan dua surat berharga yang meningkatkan CAR menjadi 19%. Di saat yang bersamaan, BNI juga tetap menjajaki terkait rencana right isuue. "So far memang sudah persetujuan DPR dan komitmen pemerintah untuk BNI melakukan right issue dengan tambahan dari pemerintah sebesar Rp3,5 triliun," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!