Momentum Perkembangan Teknologi Metaverse di Tanah Air
Selasa, 15 Maret 2022 - 18:19 WIB
Untuk itu, dibutuhkan tenaga ahli yang mumpuni dalam jumlah besar. Menghadapi tantangan sekaligus peluang di era metaverse ini, Indonesia akan membutuhkan talent-talent yang berkualitas dan unggul seiring hadirnya teknologi baru seperti blockchain dan turunannya seperti NFT, Play-to-earn games, dan metaverse.
Industri-industri baru ini bisa membuka jutaan lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia. Dalam 5 hingga 10 tahun ke depan, diperkirakan membutuhkan sekitar 15 juta tenaga ahli untuk mengembangkan proyek-proyek digital di dunia blockchain ini.
"Dengan talent-talent IT dan blockchain yang ahli di bidangnya, Litedex Academy berkomiten membagikan pengetahuan teknologi blockchain dan turunannya kepada berbagai institusi pendidikan, untuk mengejar ketinggalan talent-talent Indonesia di tengah pesatnya perkembangan teknologi," kata Chief Executive Officer Litedex Protocol, Andrew Suhalim dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/3/2022).
Litedex Protocol adalah perusahaan lokal yang focus untuk membangun pondasi Metaverse dengan konsep MetaFinance. Seperti diketahui, beberapa tahun lalu Asosiasi CAKRA sukses menginisiasi project kolaborasi lintas sektor di Indonesia yang menghasilkan game esports bergenre MOBA pertama di Indonesia, dengan nama LOKAPALA.
Asosiasi CAKRA juga berharap bisa melaksanakan program percepatan industri gim dengan skema knowledge transfer dalam project-based learning, yaitu dengan membangun 3-5 gim dengan skala besar dan melibatkan berbagai elemen dan institusi pendidikan yaitu Pendidikan Vokasi dan Perguruan Tinggi.
Baca Juga: Heboh Metaverse, Wishnutama: Jangan Hanya Sekedar FOMO
Industri-industri baru ini bisa membuka jutaan lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia. Dalam 5 hingga 10 tahun ke depan, diperkirakan membutuhkan sekitar 15 juta tenaga ahli untuk mengembangkan proyek-proyek digital di dunia blockchain ini.
"Dengan talent-talent IT dan blockchain yang ahli di bidangnya, Litedex Academy berkomiten membagikan pengetahuan teknologi blockchain dan turunannya kepada berbagai institusi pendidikan, untuk mengejar ketinggalan talent-talent Indonesia di tengah pesatnya perkembangan teknologi," kata Chief Executive Officer Litedex Protocol, Andrew Suhalim dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/3/2022).
Litedex Protocol adalah perusahaan lokal yang focus untuk membangun pondasi Metaverse dengan konsep MetaFinance. Seperti diketahui, beberapa tahun lalu Asosiasi CAKRA sukses menginisiasi project kolaborasi lintas sektor di Indonesia yang menghasilkan game esports bergenre MOBA pertama di Indonesia, dengan nama LOKAPALA.
Asosiasi CAKRA juga berharap bisa melaksanakan program percepatan industri gim dengan skema knowledge transfer dalam project-based learning, yaitu dengan membangun 3-5 gim dengan skala besar dan melibatkan berbagai elemen dan institusi pendidikan yaitu Pendidikan Vokasi dan Perguruan Tinggi.
Baca Juga: Heboh Metaverse, Wishnutama: Jangan Hanya Sekedar FOMO
Lihat Juga :