Bahlil: Tanam Modal di Daerah, Investor Wajib Ajak Pengusaha Lokal
Kamis, 17 Maret 2022 - 15:24 WIB
Bahlil menambahkan, ke depan ada beberapa sektor yang akan difokuskan pemerintah untuk investasi. Sektor-sektor itu antara lain infrastruktur, pertambangan, dan energi baru terbarukan.
Baca Juga: Sekjen NATO kepada Putin: Hentikan Perang Ini Segera
"Mulai tahun ini kita sudah mewajibkan untuk hilirisasi, selama ini kita impor LPG 6 juta ton per tahun, sekarang kita mulai bangun hilirisasi lewat batu bara untuk produk DME pengganti LPG," kata bahlil.
Bahlil mengatakan, proyek tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Amerika, dengan mengundang BUMN yaitu Pertamina. "Kenapa ini kita kolaborasikan dengan BUMN, karena kita tidak ingin lagi investor yang masuk ke Indonesia hanya bermain sendiri tanpa melibatkan dalam negeri," tegas Bahlil.
Di samping itu, kata dia, kerja sama melibatkan perusahaan dalam negeri juga berfungsi untuk menjalankan transfer ilmu pengetahuan. Dengan begitu, Indonesia bisa mendapatkan manfaat lebih dari hasil kerja sama tersebut.
Baca Juga: Sekjen NATO kepada Putin: Hentikan Perang Ini Segera
"Mulai tahun ini kita sudah mewajibkan untuk hilirisasi, selama ini kita impor LPG 6 juta ton per tahun, sekarang kita mulai bangun hilirisasi lewat batu bara untuk produk DME pengganti LPG," kata bahlil.
Bahlil mengatakan, proyek tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Amerika, dengan mengundang BUMN yaitu Pertamina. "Kenapa ini kita kolaborasikan dengan BUMN, karena kita tidak ingin lagi investor yang masuk ke Indonesia hanya bermain sendiri tanpa melibatkan dalam negeri," tegas Bahlil.
Di samping itu, kata dia, kerja sama melibatkan perusahaan dalam negeri juga berfungsi untuk menjalankan transfer ilmu pengetahuan. Dengan begitu, Indonesia bisa mendapatkan manfaat lebih dari hasil kerja sama tersebut.
(fai)
Lihat Juga :