Minyak Goreng Melimpah tapi Mahal, Kemarin Diserbu Kini Dicuekin

Jum'at, 18 Maret 2022 - 15:47 WIB
Adapun pemandangan yang berbeda adalah jika sebelumnya rak-rak minyak goreng selalu diserbu kaum ibu, saat ini justru dijauhi. Hal ini lantaran minyak goreng kemasan yang sudah berganti harga menjadi mahal.

Salah seorang pembeli yang bertolak dari rak penyimpanan minyak goreng adalah Sofia (52). Saat ditanya, dia mengaku urung membeli minyak goreng lantaran harganya yang mahal di luar perkiraannya.

"Nggak jadi. Mahal, nggak sesuai. Biasanya saya beli Sunco, Bimoli, Kunci Mas. Kemarin saya ke sini harganya sekitaran Rp39.000 (ukuran 2 liter), sekarang udah Rp44.700," ucapnya saat dihampiri MPI.

Sofia mengaku semula sudah berencana akan membeli beberapa minyak goreng untuk keperluan berdagang. Namun sayangnya, ketika melihat harga yang melonjak, dia mengurungkan niatnya. "Saya kira harganya masih sama. Makaya saya bilang sama temen saya 'ayo kita kejar', eh malah mahal," tukasnya.

Baca juga: HET Minyak Goreng Dicabut, Rachmat Gobel: Negara Kalah dan Didikte

Pemerintah mencabut kebijakan HET karena dari hasil evaluasi semenjak ada HET minyak goreng susah didapatkan masyarakat. Maka dari itu dicabutlah aturan tersebut dan membebaskan para produsen menjual minyak sesuai harga keekonomiannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!