Belajar dari Gas 3 Kg, YLKI Sarankan Subsidi Minyak Goreng Secara Tertutup

Jum'at, 18 Maret 2022 - 15:48 WIB
Minyak goreng curah akan diburu karena lebih murah. Foto/Dok
JAKARTA - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ( YLKI ) Tulus Abadi menyoroti kebijakan pemerintah yang bersifat bongkar pasang, khususnya dalam menangani kisruh minyak goreng di pasar. Menurutnya alih-alih memberikan minyak dengan harga terjangkau di tengah masyarakat, justru kebijakan minyak murah itu meleset dari sasaran.

Baca juga: Abrakadbra! Minyak Goreng Mendadak Berlimpah: Air Susu Dibalas Air Tuba?



"Idealnya subsidi minyak goreng sebaiknya bersifat tertutup saja, by name by address, sehingga subsidinya tepat sasaran," ujar Tulus, Jumat (18/3/2022).

Tulus melihat harga minyak murah melalui penetapan HET (harga eceran tertinggi) di saat kenaikan harga CPO (crude palm oil) global yang tinggi membuat beberapa kalangan yang memiliki kekuatan financial memborong minyak tersebut. Menurutnya jika pemerintah ingin memberikan minyak murah kepada masyarakat terutama kalangan bawah, bisa dilakukan dengan cara subsidi tertutup saja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!