Dirut PLN Optimistis Harga Listrik PLTS Bisa Turun hingga Rp 500 per kWh

Rabu, 23 Maret 2022 - 20:29 WIB
"Perkembangan teknologi dan inovasi mampu menekan mengurangi harga dari pembangkit EBT. Ini menjawab dilema antara energi bersih tapi mahal atau energi kotor tapi murah. Ini bisa dijawab, bahwa dalam kurun waktu energi bersih dan murah bisa dicapai," tegas Darmawan.

Lebih lanjut, Darmawan juga menargetkan akan menjangkau beberapa sumber energi terbarukan lainnya untuk lari dari emisi karbon. Ia menyebut ini juga bagian untuk mempertahankan ketahanan energi.

Baca Juga: Jokowi Resmikan Pabrik Mobil Listrik Pertama di Indonesia, PLN Siapkan Dukungan

PLN juga berkomitmen melakukan konversi 33 PLTD menjadi berbasis gas, khususnya di wilayah terpencil. Dalam Rencana Kerja dan Anggaran perusahaan (RKAP) PLN 2022, bauran energi dari pembangkit gas di akhir tahun direncanakan menjadi sebesar 18,76% dari 18,1% pada Februari 2022.

Penambahan kapasitas ini masuk dari program dedieselisasi PLTD yang saat ini masih mendominasi di wilayah Nusa Tenggara dengan porsi 65%, serta Maluku dan Papua dengan porsi 85,9%.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!