Pertamina Babak Belur, Nombok Subsidi Solar Rp7.800 per Liter

Selasa, 29 Maret 2022 - 19:37 WIB
Nicke mengusulkan, mekanisme subsidi solar saat ini ditinjau ulang agar tidak memberatkan beban APBN. Adapun, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengatakan, kuota solar untuk tahun ini disediakan 15,1 juta kilo liter (KL), turun 4,43% dari tahun lalu. Sementara, realisasi penyaluran solar sudah mencapai 2,49 juta KL atau 10% di atas kuota secara year to date.

Baca Juga: Pertamina Buka Peluang Impor Minyak Murah Rusia

"Akhir tahun diestimasikan akan overkuota 14% atau 16,002 juta apabila pengendalian tidak berhasil," ungkap Tutuka.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!