Kerugian Pertamina Ditaksir Tembus Rp150 Triliun Jika Pertamax Tak Naik
Rabu, 30 Maret 2022 - 18:03 WIB
Lebih lanjut, untuk selisih harga Pertalite Rp1.000 per liter, paling tidak perusahaan harus menanggung subsidi Rp24 triliun. Jika selisihnya sekitar Rp4.000-6.000 per liter, maka totalnya bisa mencapai Rp144 triliun. "Ini baru BBN RON 90 (Pertalite), belum RON 92 (Pertamax)," tukasnya.
Baca juga: Jika Benar Pertamax Naik 1 April 2022, Segini Kisaran Harganya
Dia melanjutkan, penjualan Pertamax mencapai 6-7 juta KL. Jika ditotalkan dengan Pertalite, untuk selisih harga Rp1.000 per liter, subsidi yang harus ditanggung bisa mencapai Rp30 triliun.
"Kalau selisihnya Rp5.000, bisa sekitar Rp150 triliun per tahunnya. Untuk kondisi perusahaan, saya kira angkanya besar sekali," ungkap Komaidi.
Baca juga: Jika Benar Pertamax Naik 1 April 2022, Segini Kisaran Harganya
Dia melanjutkan, penjualan Pertamax mencapai 6-7 juta KL. Jika ditotalkan dengan Pertalite, untuk selisih harga Rp1.000 per liter, subsidi yang harus ditanggung bisa mencapai Rp30 triliun.
"Kalau selisihnya Rp5.000, bisa sekitar Rp150 triliun per tahunnya. Untuk kondisi perusahaan, saya kira angkanya besar sekali," ungkap Komaidi.
(ind)
Lihat Juga :