Transformasi Digital, Pupuk Indonesia Bukukan EBITDA Rp13,91 Triliun

Jum'at, 01 April 2022 - 20:54 WIB
“Lewat program retail management, kami memperkenalkan dan memudahkan akses produk-produk non subsidi kepada petani, memberikan benefit model bagi kios dan distributor, serta meningkatkan program kerjasama promosi dengan kios-kios. Dan yang terpenting, adalah meningkatkan jaminan ketersediaan produk di kios," ungkap Wijaya, Jumat (1/4/2022).

Baca juga: Siap-siap, Kementerian BUMN Bakal Rekrut 2.717 Pegawai Baru Tahun Ini

Program retail management dan juga program Makmur berkontribusi besar terhadap peningkatan penjualan pupuk retail, yaitu total sebesar 390.000 ton urea dan 247.000 ton NPK.

Selain itu didukung juga dengan digitalisasi di berbagai bidang yang turut meningkatkan efisiensi supply chain, serta perubahan model bisnis menjadi activist holding yang dapat menyelaraskan operasional anak perusahaan dengan strategi holding.

Menurut Wijaya, program lain yang berkontribusi besar terhadap EBITDA uplift ini adalah sentralisasi pengadaan dan pemasaran.

“Lewat program ini, kami dapat lebih baik mengoptimalisasi rantai pasok di perusahaan. Mulai dari pengadaan bahan baku, jadwal perbaikan pabrik, permintaan pasar, potensi ekspor dan lain sebagainya. Sehingga baik proses pengadaan bahan baku maupun penjualan produk betul-betul memberikan hasil yang optimal," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!