Berpotensi Migrasi ke Pertalite, Pertamina Yakin Pelanggan Pertamax Loyal

Minggu, 03 April 2022 - 08:15 WIB
"Tak hanya itu, BBM ini kan ramah lingkungan karena RON 92 sehingga secara tidak langsung mendukung program pemerintah untuk mengurangi emisi karbon," katanya.

Meski demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa tetap ada potensi sejumlah pelanggan akan bermigrasi dari Pertamax ke Pertalite. Sebagai Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP), pemerintah akan mengatur lebih detail terkait penggunaan Pertalite agar peruntukannya tepat sasaran dan tidak membebani negara untuk anggaran subsidi.

"Pada saatnya, pemerintah akan mengatur lebih detail lagi terkait penggunaan Pertalite. Karena menggantikan Premium. RON-nya lebih baik dari Premium yang RON 88, Pertalite RON 90. Sehingga secara emisi lebih baik," beber Emma.

Terkait stok Pertalite, lanjut dia, Pertamina Patra Niaga Sulawesi memastikan bahwa pasokan aman dan suplai terjaga untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, utamanya menjelang bulan suci Ramadhan dan Idulfitri.

"Dari holding dan subholding (Pertamina), semua memastikan bahwa (Pertalite) terkontrol dengan baik, dari sisi stok, ketersediaan suplai, dan distribusi. Tinggal nanti dari sisi penggunaan konsumennya diatur sehingga lebih tepat sasaran," sebutnya.

Executive GM PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Agus Dwi Jatmoko menambahkan, meski ada kekhawatiran terjadi migrasi pelanggan Pertamax yang memicu lonjakan konsumsi Pertalite, pihaknya memastikan stok aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Agus menguraikan, secara nasional, stok Pertalite yang tersedia sebesar 750 ribu Kilo Liter (KL), sementara Daily Objective Throughput (DOT) atau konsumsi harian mencapai 66 ribu KL. Selanjutnya, khusus di wilayah Sulawesi, tersedia stok sebesar 66 ribu KL dengan DOT 6.900 KL.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!