Sepanjang 2021, Djasa Ubersakti Bukukan Pendapatan Rp244 Miliar
Senin, 04 April 2022 - 08:05 WIB
Secara total, liabilitas perseroan meningkat 77,31 persen dari Rp141,43 miliar di tahun 2020 menjadi Rp250,77 miliar di tahun 2021. Peningkatan liabilitas ini lebih disebabkan akibat kenaikan utang bank yang dipergunakan Perseroan untuk medukung pendanaan proyek-proyek yang sedang dikerjakan.
"Perseroan mempunyai keyakinan bahwa kinerja tahun 2022 akan lebih baik lagi seiring dengan mulai menurunnya pandemi Covid-19 serta mulai pulihnya kondisi perekonomian nasional," kata dia.
Berdasarkan laporan perusahaan, pada 2022 perseroan menargetkan akan mengikuti tender pekerjaan dengan nilai tender sekitar Rp5,5 triliun. Lelang pekerjaan meliputi tender proyek-proyek swasta pusat perbelanjaan, perkantoran, hunian dan proyek pemerintah yang pendanaannya bersumber dari APBN maupun pinjaman di antara nya pasar, rumah sakit, universitas, sekolah, terminal, gedung pemerintah, serta jalan.
Baca Juga: Transformasi Digital, Pupuk Indonesia Bukukan EBITDA Rp13,91 Triliun
"Dari tender yang akan diikuti tersebut sepanjang tahun 2022 perseroan menargetkan peningkatan penjualan dan pendapatan usaha yang turut mendapatkan kontribusi pendapatan dari kontrak yang masih berjalan sebesar Rp136 miliar dan sisanya dari pendapatan baru dan penjualan properti," kata dia.
"Perseroan mempunyai keyakinan bahwa kinerja tahun 2022 akan lebih baik lagi seiring dengan mulai menurunnya pandemi Covid-19 serta mulai pulihnya kondisi perekonomian nasional," kata dia.
Berdasarkan laporan perusahaan, pada 2022 perseroan menargetkan akan mengikuti tender pekerjaan dengan nilai tender sekitar Rp5,5 triliun. Lelang pekerjaan meliputi tender proyek-proyek swasta pusat perbelanjaan, perkantoran, hunian dan proyek pemerintah yang pendanaannya bersumber dari APBN maupun pinjaman di antara nya pasar, rumah sakit, universitas, sekolah, terminal, gedung pemerintah, serta jalan.
Baca Juga: Transformasi Digital, Pupuk Indonesia Bukukan EBITDA Rp13,91 Triliun
"Dari tender yang akan diikuti tersebut sepanjang tahun 2022 perseroan menargetkan peningkatan penjualan dan pendapatan usaha yang turut mendapatkan kontribusi pendapatan dari kontrak yang masih berjalan sebesar Rp136 miliar dan sisanya dari pendapatan baru dan penjualan properti," kata dia.
(nng)
Lihat Juga :