Rusia di Ambang Bencana Sosial dan Ekonomi Akibat Perang Ukraina

Selasa, 12 April 2022 - 06:07 WIB
Kekhawatiran itu disampaikan oleh Vladimir Milov, yang merupakan mantan wakil menteri energi Rusia, tetapi sekarang menjadi bagian dari partai oposisi Rusia. "Banyak orang khawatir kehilangan pekerjaan mereka, saya pikir mayoritas tidak benar-benar menyadari separah apa situasi ekonomi ," katanya.

Inflasi yang telah meningkat menjadi 15,7% karena perang, berarti kebanyakan orang bakal berhenti menghabiskan uang untuk hal-hal seperti gym dan makan di restoran dan "itu menjadi berita buruk bagi banyak usaha kecil", kata Milov.

Baca Juga: Ekonomi Rusia Mulai Retak, Begini Proyeksi Para Ekonom

Beberapa bahan makanan pokok seperti gula, bawang dan kubis telah naik harganya lebih dari 40% sejak awal tahun ini. Milov mengatakan, setiap penurunan standar hidup akan membantu perjuangan partainya sebagai oposisi.

"Kami telah menjelaskan kepada orang-orang selama ini bahwa kebijakan Putin akan membawa Rusia ke dalam bencana, termasuk bencana sosial dan ekonomi, termasuk penurunan standar hidup yang belum pernah kita lihat dalam beberapa dekade," katanya.

"Saya harus mengatakan itu datang dengan harga yang sangat tinggi. Kami lebih memilih untuk tidak melihat apa yang terjadi hari ini," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!