Sri Mulyani Revisi Pertumbuhan Ekonomi 2020 Jadi 1%
Kamis, 18 Juni 2020 - 22:31 WIB
Harga minyak mentah Indonesia diproyeksikan berada pada USD30-35 per barel. Lalu lifting minyak 695-725 ribu barel per hari (bph) dan lifting gas 990 ribu sampai 1,05 juta barel setara minyak per hari.
Sementara itu, Sri Mulyani menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional di tahun 2021 akan berada pada rentang 4,5% sampai 5,5%.
Patokan itu ditopang oleh konsumsi masyarakat, investasi, dan perdagangan internasional, yang diharapkan pemerintah sudah akan berangsur pulih setelah pukulan terberat akibat Covid-19 saat ini.
"Dengan asumsi pada tahun 2021 itu, Covid-19 mulai reda, dan tidak terjadi pukulan kedua atau second wave dari penyebarannya," katanya.
Sementara itu, Sri Mulyani menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional di tahun 2021 akan berada pada rentang 4,5% sampai 5,5%.
Patokan itu ditopang oleh konsumsi masyarakat, investasi, dan perdagangan internasional, yang diharapkan pemerintah sudah akan berangsur pulih setelah pukulan terberat akibat Covid-19 saat ini.
"Dengan asumsi pada tahun 2021 itu, Covid-19 mulai reda, dan tidak terjadi pukulan kedua atau second wave dari penyebarannya," katanya.
(bon)
Lihat Juga :