Pembekuan Aset Terbesar Sepanjang Sejarah Inggris: Terkait Abramovich dan 2 Rekan Miliarder
Sabtu, 16 April 2022 - 04:42 WIB
"Kami memperketat pengawasan pada mesin perang Putin dan menargetkan lingkaran orang-orang terdekat Kremlin," kata Menteri Luar Negeri Inggris, Liz Truss dalam sebuah pernyataan saat mengumumkan pembekuan aset.
"Kami akan terus melakukan sanksi sampai Putin gagal di Ukraina. Tidak ada dan tidak ada yang keluar dari meja," tegasnya.
Untuk diketahui Inggris dan khususnya London telah lama berfungsi sebagai pusat keuangan bagi miliarder Rusia pasca-Soviet, dan beberapa properti di daerah tenggara berfungsi sebagai rumah kedua bagi oligarki Rusia.
Tetapi perang Rusia Ukraina dan respons dunia internasional mengancam keamanan finansial yang pernah diwakili oleh pound Inggris dan aset properti oligarki terkaya dan paling terhubung dengan Rusia.
Sanksi Inggris yang dikenakan pada Abramovich pada bulan Maret memaksanya untuk menjual klub sepak bola London yang terkenal Chelsea. Kesepakatan bernilai miliaran dolar untuk menjual klub dilaporkan hampir selesai, dengan empat penawar masih dalam proses untuk memiliki salah satu tim sepak bola paling sukses di Eropa.
Tidak seperti aset kelas atas seperti Chelsea, perusahaan induk yang sekarang dikendalikan oleh Davidovich dan Tenenbaum mewakili sisi lain dari kerajaan Abramovich, yang sebagian besar tetap tersembunyi.
Sanksi internasional yang diberlakukan sebagai tanggapan terhadap invasi Rusia di Ukraina telah memberi cahaya baru pada labirin perusahaan cangkang di seluruh dunia yang digunakan oligarki Rusia untuk menyamarkan sumber dan kekayaan mereka.
"Kami akan terus melakukan sanksi sampai Putin gagal di Ukraina. Tidak ada dan tidak ada yang keluar dari meja," tegasnya.
Untuk diketahui Inggris dan khususnya London telah lama berfungsi sebagai pusat keuangan bagi miliarder Rusia pasca-Soviet, dan beberapa properti di daerah tenggara berfungsi sebagai rumah kedua bagi oligarki Rusia.
Tetapi perang Rusia Ukraina dan respons dunia internasional mengancam keamanan finansial yang pernah diwakili oleh pound Inggris dan aset properti oligarki terkaya dan paling terhubung dengan Rusia.
Sanksi Inggris yang dikenakan pada Abramovich pada bulan Maret memaksanya untuk menjual klub sepak bola London yang terkenal Chelsea. Kesepakatan bernilai miliaran dolar untuk menjual klub dilaporkan hampir selesai, dengan empat penawar masih dalam proses untuk memiliki salah satu tim sepak bola paling sukses di Eropa.
Tidak seperti aset kelas atas seperti Chelsea, perusahaan induk yang sekarang dikendalikan oleh Davidovich dan Tenenbaum mewakili sisi lain dari kerajaan Abramovich, yang sebagian besar tetap tersembunyi.
Sanksi internasional yang diberlakukan sebagai tanggapan terhadap invasi Rusia di Ukraina telah memberi cahaya baru pada labirin perusahaan cangkang di seluruh dunia yang digunakan oligarki Rusia untuk menyamarkan sumber dan kekayaan mereka.
Lihat Juga :