KSPI: Data PHK Resahkan Buruh, Patut Dipertanyakan

Senin, 13 April 2020 - 19:56 WIB
Ia menyampaikan bahwa apa yang disampaikan Kemnaker dan Apindo, patut diduga menyesatkan dan meresahkan kalangan buruh. KSPI mengingatkan kembali kepada pemerintah dan pengusaha, terkait dengan adanya potensi darurat PHK dikarenakan oleh 4 faktor, yaitu terpukulnya industri pariwisata dan UMKM, menipisnya bahan baku industri manufaktur terutama dari impor, anjloknya nilai rupiah terhadap dolar AS, dan anjloknya harga minyak mentah dunia.

Said menyampaikan bahwa KSPI mempertanyakan apakah data PHK yang dikeluarkan Kemnaker dan keluhan yang disampaikan Apindo sudah sesuai dengan fakta di lapangan atau tidak.

"KSPI meragukan penyajian data PHK dari Kemenaker yang tidak transparan dan tidak terukur tersebut, sektor industri mana yang banyak ter-PHK. Kita juga mengecam sikap pengusaha dan Apindo yang selalu berkeluh kesah sehingga merugikan buruh, padahal sudah banyak insentif dan dana APBN yang digelontorkan pemerintah untuk membantu kesulitan pengusaha di tengah pandemi corona ini," cetusnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!