Sumbangkan Kelebihan Stok Pangan, HappyFresh Jalin Kemitraan dengan FoodCycle Indonesia
Kamis, 21 April 2022 - 22:52 WIB
FoodCycle Indonesia berperan sebagai perantara yang akan mendistribusikan bahan pangan kepada penerima donasi.
Managing Director HappyFresh Indonesia Filippo Candrini menyebut setiap orang harus memiliki akses terhadap pangan dan HappyFresh memiliki tujuan untuk berperan melayani seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.
Melihat berbagai program inspiratif dan efektif yang dijalankan oleh FoodCycle Indonesia, pihaknya memutuskan melakukan kerja sama berkesinambungan untuk membantu meringankan beban masyarakat.
"Sekaligus membantu kami dalam mengelola kelebihan stok bahan pangan lebih baik lagi. Kami berharap kerjasama dengan FoodCycle Indonesia dapat menginspirasi komunitas retailer lebih luas untuk mengambil peran aktif dalam memerangi limbah makanan," ungkap dia
Berdasarkan laporan singkat World Food Program (WFP) pada awal tahun 2022, akses terhadap pangan di Indonesia masih tidak merata dengan dipengaruhi adanya faktor seperti kemiskinan dan infrastruktur yang belum memadai.
Tingginya harga bahan pangan mengakibatkan 19,4 juta orang masih kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka.
Laporan WFP menunjukan lebih dari 37% anak di bawah 5 tahun mengalami pertumbuhan yang terhambat akibat kekurangan gizi dan hampir seperempat wanita usia subur menderita anemia. Kondisi ini pula yang turut mendorong HappyFresh dalam meneruskan kebaikan bagi masyarakat Indonesia.
Managing Director HappyFresh Indonesia Filippo Candrini menyebut setiap orang harus memiliki akses terhadap pangan dan HappyFresh memiliki tujuan untuk berperan melayani seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.
Melihat berbagai program inspiratif dan efektif yang dijalankan oleh FoodCycle Indonesia, pihaknya memutuskan melakukan kerja sama berkesinambungan untuk membantu meringankan beban masyarakat.
"Sekaligus membantu kami dalam mengelola kelebihan stok bahan pangan lebih baik lagi. Kami berharap kerjasama dengan FoodCycle Indonesia dapat menginspirasi komunitas retailer lebih luas untuk mengambil peran aktif dalam memerangi limbah makanan," ungkap dia
Berdasarkan laporan singkat World Food Program (WFP) pada awal tahun 2022, akses terhadap pangan di Indonesia masih tidak merata dengan dipengaruhi adanya faktor seperti kemiskinan dan infrastruktur yang belum memadai.
Tingginya harga bahan pangan mengakibatkan 19,4 juta orang masih kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka.
Laporan WFP menunjukan lebih dari 37% anak di bawah 5 tahun mengalami pertumbuhan yang terhambat akibat kekurangan gizi dan hampir seperempat wanita usia subur menderita anemia. Kondisi ini pula yang turut mendorong HappyFresh dalam meneruskan kebaikan bagi masyarakat Indonesia.
Lihat Juga :