KTNA Jamin Tidak Ada Mafia Benih dan Pupuk, Ini Faktanya
Senin, 25 April 2022 - 09:26 WIB
Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional Yadi Sofyan Noor
JAKARTA - Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional Yadi Sofyan Noor menegaskan tidak ada praktik mafia benih padi dan jagung. Ia menjamin hal ini karena petani menggunakan benih unggul dan melakukan praktik pemupukan berimbang.
“Harus tegas bahwa tidak ada mafia dan dari mana fakta yang Pak Menteri BUMN Erik Thohir bahwa ada mafia. Ini substansinya yang harus ada, bukan dukung dan lainnya. Fakta di lapangan tidak ada masalah bibit, tidak ada keluhan petani tentang bibit, harga bibit di pasaran juga normal normal saja, tidak terdengar ada mafia bibit. Juga tidak ada mafia pupuk," demikian dikatakan Sofyan di Jakarta, Minggu (24/4/2022).
Sofyan menegaskan dirinya pun tidak menampik akan adanya keluhan petani terkait pupuk subsidi. Namun demikian, hal ini masalahnya bukanlah kelangkaan, tapi memang alokasinya yang kurang sedangkan kebutuhan petani lebih banyak.
"Tapi kini kan petani sudah memahami bahwa penggunaan pupuk kimiawi terlalu banyak akan merusak lahan dan lingkungan, mulai beralih ke pupuk organik buatan sendiri," sebutnya.
“Harus tegas bahwa tidak ada mafia dan dari mana fakta yang Pak Menteri BUMN Erik Thohir bahwa ada mafia. Ini substansinya yang harus ada, bukan dukung dan lainnya. Fakta di lapangan tidak ada masalah bibit, tidak ada keluhan petani tentang bibit, harga bibit di pasaran juga normal normal saja, tidak terdengar ada mafia bibit. Juga tidak ada mafia pupuk," demikian dikatakan Sofyan di Jakarta, Minggu (24/4/2022).
Sofyan menegaskan dirinya pun tidak menampik akan adanya keluhan petani terkait pupuk subsidi. Namun demikian, hal ini masalahnya bukanlah kelangkaan, tapi memang alokasinya yang kurang sedangkan kebutuhan petani lebih banyak.
"Tapi kini kan petani sudah memahami bahwa penggunaan pupuk kimiawi terlalu banyak akan merusak lahan dan lingkungan, mulai beralih ke pupuk organik buatan sendiri," sebutnya.
Lihat Juga :