Tahun 2030, Eiger Targetkan 20% Penggunaan Bahan Baku Ramah Lingkungan
Selasa, 26 April 2022 - 14:46 WIB
Baca Juga: Adaptasi di Tengah Pandemi, Eiger Rilis Produk APD
Tak hanya itu, Eiger juga berharap 100% pemasok sudah menjalankan praktik keberlanjutan. Lalu, terkait offset keseimbangan karbon (carbon balance offset, target Eiger adalah 100% toko dan kantor pusat sudah menerapkan konsep bangunan hijau yang tertuang dalam pilar Eco Friendly Store & Office.
Pada 2021 Eiger telah melakukan beberapa langkah yaitu 3,5% penggunaan bahan baku dari material terbarukan untuk produk apparel. Total jumlah produk cacat (defect) pada 2021 dapat berkurang sebesar 49% dibanding tahun sebelumnya. Jika dibandingkan dengan total produksi, jumlah cacat bahan (material defect) pada 2020 minus 0,41%, turun menjadi minus 0,20% pada 2021.
Tahun 2020, penggunaan energi listrik di 11 toko yang menjadi fokus pembenahan juga mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya sebesar minus 6,6%. Sedangkan di tahun 2021, dapat mengurangi penggunaan energi di 11 toko tersebut sebesar minus 10,3%.
CEO Eigerindo Multi Produk Industri Christian H. Sarsono menceritakan, semua ini berawal dari keresahan pihak internal yang melihat kondisi alam khususnya gunung-gunung saat ini.
Tak hanya itu, Eiger juga berharap 100% pemasok sudah menjalankan praktik keberlanjutan. Lalu, terkait offset keseimbangan karbon (carbon balance offset, target Eiger adalah 100% toko dan kantor pusat sudah menerapkan konsep bangunan hijau yang tertuang dalam pilar Eco Friendly Store & Office.
Pada 2021 Eiger telah melakukan beberapa langkah yaitu 3,5% penggunaan bahan baku dari material terbarukan untuk produk apparel. Total jumlah produk cacat (defect) pada 2021 dapat berkurang sebesar 49% dibanding tahun sebelumnya. Jika dibandingkan dengan total produksi, jumlah cacat bahan (material defect) pada 2020 minus 0,41%, turun menjadi minus 0,20% pada 2021.
Tahun 2020, penggunaan energi listrik di 11 toko yang menjadi fokus pembenahan juga mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya sebesar minus 6,6%. Sedangkan di tahun 2021, dapat mengurangi penggunaan energi di 11 toko tersebut sebesar minus 10,3%.
CEO Eigerindo Multi Produk Industri Christian H. Sarsono menceritakan, semua ini berawal dari keresahan pihak internal yang melihat kondisi alam khususnya gunung-gunung saat ini.
Lihat Juga :