Program Wasteco dari PHM, Olah Sampah Jadi Energi Pengganti LPG

Selasa, 26 April 2022 - 23:26 WIB
Dia menjelaskan, sampah dari Kota Balikpapan yang terkumpul di TPA Manggar mencapai sekitar 132.000 ton per tahun atau 350-400 ton per hari. Dari tumpukan sampah tersebut, kata dia, berpotensi dihasilkan gas metana sebesar 2,2 juta meter kubik per tahun. "Kondisi dan potensi inilah yang dimanfaatkan PHM dengan menggandeng pihak TPA Manggar untuk memanfaatkan gas metana yang dihasilkan dari sampah TPA tersebut," tuturnya.

Untuk menyalurkan gas metana ke masyarakat, PHM membangun pipa distribusi sepanjang 6.640 meter. Lewat pipa tersebut, dialirkan gas metana sekitar 462.680 m3 per tahun yang dapat digunakan oleh 200 keluarga. Frans mengatakan, rencananya tahun ini PHM akan memperluas pemanfaatan gas metana dengan membangun 100 jalur distribusi lagi.

Senior Manager External Communication & Stakeholders Relation Subholding Upstream Pertamina Hermansyah Y Nasroen mengatakan, dengan manfaat tersebut, program Wasteco ini menjadi salah satu inovasi sosial Pertamina, khususnya PHM di daerah Balikpapan, Kaltim.

"Sampah identik dengan kotor, jorok dan bau, tapi kini dikembangkan menjadi sumber energi bernilai ekonomi tinggi yang dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat sekitar," ujarnya. Hermansyah mengatakan, gas metana yang dihasilkan juga bisa dimanfaatkan sebagai sumber listrik untuk penerangan jalam umum, rumah tangga dan lainnya. "Nilai penghematan dari lampu penerangan jalan ini mencapai Rp15 juta per bulan," ucapnya.

Baca Juga: Inilah Alasan Istri Mohammad bin Salman yang Memilih Tinggal di Inggris
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!