Fed Kerek Suku Bunga, Harga Emas Diramal Tembus USD2.000

Kamis, 05 Mei 2022 - 11:04 WIB
Baca juga: Emas atau Tembaga yang Menjadi Harta Karun Freeport di Papua?

Kebijakan fed fund rate yang agresif dapat mengalihkan preferensi investor ekuitas di pasar modal menuju aset safe haven seperti dolar, emas, dan treasuri jangka panjang. Hal ini mendongkrak harga emas hingga indeks dolar.

"Setelah pertemuan Fed, apabila harga emas berada di atas USD1.835, maka tren bullish dapat berlanjut,” kata tim BofA Global dalam risetnya.

Sementara apabila bergerak di bawah USD1.835, maka risiko double top dari puncaknya di 2.078 pada Agustus 2020 dan Maret 2022 dinilai akan meningkat.

Baca juga: Trump: Putin Tidak Menghormati Kepemimpinan Amerika Lagi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!