Nilai Kapitalisasi Pasar Modal Satu Pekan Anjlok 3,15%
Sabtu, 25 April 2020 - 09:28 WIB
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar bursa sepekan berada pada zona merah, berdasarkan data pergerakan PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto/Dok
JAKARTA - Selama satu pekan terakhir pergerakan pasar modal menunjukkan hasil yang bervariasi pada penutupannya. Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar bursa sepekan berada pada zona merah.
IHSG tercatat mengalami perubahan sebesar 2,99% pada level 4.496,064 dari 4.634,821 pada pekan sebelumnya. Sedangkan kapitalisasi pasar bursa selama sepekan anjlok 3,15% pada posisi Rp5.198,707 triliun dari Rp5.367,529 triliun sepekan yang lalu.
"Kapitalisasi pasar bursa selama sepekan turut mengalami perubahan sebesar 3,15% pada posisi Rp5.198,707 triliun dari Rp5.367,529 triliun sepekan yang lalu," tulis keterangan BEI di Jakarta, Sabtu (25/4/2020).
Sementara, pembukuan positif terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian yang meningkat sebesar 0,72% menjadi Rp6,530 triliun dari Rp6,483 triliun pada pekan sebelumnya. Namun untuk rata-rata volume transaksi harian di BEI merosot mencapai 12,88% pada posisi 7.420 miliar unit saham dari 8.517 miliar unit saham selama sepekan yang lalu.
IHSG tercatat mengalami perubahan sebesar 2,99% pada level 4.496,064 dari 4.634,821 pada pekan sebelumnya. Sedangkan kapitalisasi pasar bursa selama sepekan anjlok 3,15% pada posisi Rp5.198,707 triliun dari Rp5.367,529 triliun sepekan yang lalu.
"Kapitalisasi pasar bursa selama sepekan turut mengalami perubahan sebesar 3,15% pada posisi Rp5.198,707 triliun dari Rp5.367,529 triliun sepekan yang lalu," tulis keterangan BEI di Jakarta, Sabtu (25/4/2020).
Sementara, pembukuan positif terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian yang meningkat sebesar 0,72% menjadi Rp6,530 triliun dari Rp6,483 triliun pada pekan sebelumnya. Namun untuk rata-rata volume transaksi harian di BEI merosot mencapai 12,88% pada posisi 7.420 miliar unit saham dari 8.517 miliar unit saham selama sepekan yang lalu.
Lihat Juga :