Terkait Polusi Debu Batu Bara, Ini Solusi Pengelola Pelabuhan Marunda
Selasa, 10 Mei 2022 - 18:10 WIB
Dia mengatakan, KCN telah mengadakan rapat persiapan untuk kegiatan pemeriksaan kesehatan sejak 11 April 2022, namun warga menolak untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan sehingga saat ini masih menunggu keputusan lebih lanjut dari pihak kelurahan. Warga pun juga menolak untuk pengukuran kualitas udara di pemukiman dan saat ini juga masih menunggu keputusan lebih lanjut dari pihak kelurahan.
Kepala Kesyahbandaran dan otoritas Pelabuhan (KSOP) Marunda Isa Amsyari sebelumnya meminta KCN untuk mengukur ulang kualitas udara di kawasan Marunda agar hasilnya bisa memberikan perimbangan data terkait kualitas udara. Selain itu, atas pemrintaan warga diadakan pelayanan kesehatan gratis.
Baca Juga: Setelah PT KCN, Pemprov DKI Sanksi 2 Perusahaan Terkait Pencemaran di Marunda
Tak berhenti di situ, truk yang mengangkut batu bara diminta agar tidak mengeluarkan debu saat beroperasi. Artinya, harus ditutup menggunakan terpal selama aktivitas di dalam lingkungan pelabuhan hingga ke luar pelabuhan.
"Itu hal-hal teknis yang sudah dilakukan saat ini. Saya rasa sudah maksimal lah yang dilakukan, tinggal kami (KSOP) maintain pengawasannya," kata Isa.
Kepala Kesyahbandaran dan otoritas Pelabuhan (KSOP) Marunda Isa Amsyari sebelumnya meminta KCN untuk mengukur ulang kualitas udara di kawasan Marunda agar hasilnya bisa memberikan perimbangan data terkait kualitas udara. Selain itu, atas pemrintaan warga diadakan pelayanan kesehatan gratis.
Baca Juga: Setelah PT KCN, Pemprov DKI Sanksi 2 Perusahaan Terkait Pencemaran di Marunda
Tak berhenti di situ, truk yang mengangkut batu bara diminta agar tidak mengeluarkan debu saat beroperasi. Artinya, harus ditutup menggunakan terpal selama aktivitas di dalam lingkungan pelabuhan hingga ke luar pelabuhan.
"Itu hal-hal teknis yang sudah dilakukan saat ini. Saya rasa sudah maksimal lah yang dilakukan, tinggal kami (KSOP) maintain pengawasannya," kata Isa.
(nng)
Lihat Juga :