Rupiah Diprediksi Kembali Loyo Saat Kasus Penyebaran Covid-19 Meningkat

Senin, 22 Juni 2020 - 09:04 WIB
"Rupiah berpeluang melemah terhadap dolar AS ke arah resisten Rp14.200 dengan support di kisaran Rp14.050," terangnya.

(Baca Juga: 7 Uang Logam Ini Masih Berlaku di Indonesia Selain Koin Rp1.000 Kelapa Sawit )

Sebagai informasi ada akhir perdagangan, Jumat (19/6/2020), rupiah masih di bawah tekanan sejak pembukaan. Tren pelemahan mata uang Garuda mengiringi kenaikan tipis Poundsterling setelah sempat terjerembab ke posisi terendah tiga pekan.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange memperlihatkan rupiah menyusut ke posisi Rp14.100/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.077 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.062-Rp14.179/USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada posisi Rp14.242/USD. Level tersebut memperlihatkan rupiah tak berdaya usai tengah pekan kemarin di posisi Rp14.186/USD
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!