Rupiah Diprediksi Kembali Loyo Saat Kasus Penyebaran Covid-19 Meningkat

Senin, 22 Juni 2020 - 09:04 WIB
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal pekan hari ini diprediksi masih akan melemah atau loyo untuk melanjutkan tren negatif sejak akhir pekan kemarin. Foto/Dok
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal pekan hari ini diprediksi masih akan melemah atau loyo untuk melanjutkan tren negatif sejak akhir pekan kemarin. Sebelumnya, rupiah ditutup pada level Rp 14.100 per dolar AS di akhir perdagangan Jumat (19/6), atau melemah 0,15% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.078 per dolar AS.

"Berita penyebaran wabah virus covid-19 yang terus meningkat seperti di AS, Jerman dan Tiongkok sepanjang akhir pekan bisa menjadi sentimen negatif ke aset berisiko hari ini," kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra dalam riset hariannya, Senin (22/6/2020).



(Baca Juga: Awas, Gelombang Kedua Corona Bisa Pengaruhi Investor )

Padahal, menurutnya ketiga negara ini sudah membuka kembali perekonomiannya menyusul pelonggaran lockdowns. Namun, akhirnya saat beberapa negara mulai mencoba menghidupkan kembali aktivitas ekonomi diikuti wabah yang kembali meningkat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!