7 Uang Logam Ini Masih Berlaku di Indonesia Selain Koin Rp1.000 Kelapa Sawit

Minggu, 21 Juni 2020 - 05:08 WIB
loading...
7 Uang Logam Ini Masih...
Viralnya uang logam pecahan Rp1.000 seri Kelapa Sawit yang sempat dijual ratusan juta rupiah, ternyata menurut BI bahwa uang tersebut masih berlaku untuk pembayaran begitupun dengan 7 uang logam lainnya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Viralnya uang logam pecahan Rp1.000 seri Kelapa Sawit yang sempat dijual ratusan juta rupiah, ternyata menurut pernyataan resmi Bank Indonesia (BI) bahwa uang tersebut masih berlaku untuk pembayaran.

Namun demikian, uang logam pecahan Rp1.000 seri Kelapa Sawit sudah cukup sulit ditemukan atau langka. Kebanyakan uang logam pecahan Rp 1.000 yang saat ini mudah ditemukan adalah uang jenis terbaru yang lebih pipih.

(Baca Juga: Viral Koin Seribu Kelapa Sawit Dijual Ratusan Juta, Ini Respons BI )

Berikut ini 8 uang logam yang masih berlaku di Indonesia, atau keberadaanya sebagai alat transaksi yang sah belum ditarik oleh Bank Indonesia.

1. Rp1

Uang dengan pecahan Rp 1 masih menjadi alat pembayaran yang sah untuk digunakan di Indonesia. Uang berbahan dasar alumunium ini bertahun emisi 1970 dengan desain depan bergambar burung jenis sikatan.

Kepingan logamnya berbentuk bulat sebagaimana bentuk seuruh uang logam yang ada di Indonesia saat ini. Setiap koinnya memiliki diameter 22 mm, tebal 1,4 mm, dan berat 1,42 gr. Meski begitu hampir tidak pernah lagi ditemukan dalam kegiatan transaksi sehari-hari,

2. Rp50

Uang logam selanjutnya yang masih berlaku adalah uang Rp50. Memang jarang banyak uang logam pecahan Rp50. Tahun Emisi 1999 dan pertama kali dicetak pada 30 Maret 1999.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Rekomendasi
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
Sinergi Berkelanjutan,...
Sinergi Berkelanjutan, bank bjb Dukung Percepatan Program Rumah Layak Huni melalui BSPS 2026
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved