Pengadaan Vaksin Dongkrak Pendapatan Holding BUMN Farmasi Jadi Rp43,4 Triliun di 2021

Senin, 23 Mei 2022 - 16:19 WIB
"Pencapaian pendapatan kita sebesar Rp7,1 triliun. Kalau dibandingkan dengan periode sama pada tahun 2021, kita mengalami pertumbuhan sebesar 18 persen," jelasnya.

Terkait laba bersih konsolidasi sampai akhir Maret 2022 mencapai 234 persen dari target Rencana Kinerja Anggaran Perusahaan (RKAP). Sepanjang 2021, Bio Farma mencatat laba bersih sebesar 1,93 triliun pada akhir 2021 meningkat 567,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Zimbabwe Minati Kerja Sama Produksi Vaksin dengan Bio Farma

Untuk Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) pada kuartal I-2022 sebesar 113 persen. "Pencapaian itu cukup tinggi, namun kalau dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu memang terdapat penurunan sebesar 36 persen," jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!