Menko Airlangga Pastikan RI Tidak Akan Kurangi Minyak Sawit untuk Biodiesel

Selasa, 24 Mei 2022 - 22:20 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan komitmen Indonesia dalam pemanfaatan biodiesel berbasis minyak sawit. Foto/Ilustrasi
DAVOS - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa Indonesia tidak berencana menurunkan persentase minyak sawit dalam biodiesel di bawah level saat ini sebesar 30%. Menko Airlangga menegaskan, hal itu untuk memastikan ketahanan energi nasional.

"Dengan sawit kita kurangi ketergantungan kita pada minyak. Dan kalau sekarang kita bandingkan harga sawit dengan harga energi, harus (subsidi) lebih banyak ke energi. Jadi persoalannya adalah ketahanan energi. (Persentase) pencampuran tidak akan berkurang karena keamanan energi adalah prioritas utama," ujar Menko Airlangga dalam wawancara seperti dilansir Reuters, Selasa (24/5/2022).



Baca Juga: Penyaluran Biodiesel Tahun Ini Diproyeksikan Sebesar 10,15 Juta Kiloliter

Menurut Airlangga, Indonesia sebagai produsen 60% minyak sawit dunia saat ini telah memberlakukan madatori pencampuran minyak sawit 30% dalam bahan bakar nabati (BBN) jenis solar untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak mentah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!