Kemasan Plastik Sekali Pakai Jadi Hambatan Kejar Target Ekonomi Hijau

Kamis, 26 Mei 2022 - 23:58 WIB
Pemerintah berkomitmen mencapai program pengurangan sampah plastik hingga 70% di tahun 2025. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Peta jalan transformasi ekonomi hijau yang menitikberatkan pada pengurangan penggunaan sampah plastik telah menjadi komitmen pemerintah mencapai target pengurangan sampah plastik hingga 70% di tahun 2025. Namun demikian, penggunaan air minum kemasan sekali pakai justru menjadi hambatan terhadap komitmen tersebut lantaran bertentangan dengan tujuan utama mengurangi sampah plastik.

"Kalau tiba-tiba penggunaan galon isi ulang ini tidak bisa digunakan lagi, apa penggantinya? Jangan kita kembali jungkir balik, sementara semua sepakat untuk mengurangi pencemaran sampah plastik di lingkungan, tidak lagi menggunakan single-use plastic atau plastik sekali pakai," kata Pakar Teknologi Lingkungan ITB Enri Damanhuri, di Jakarta, baru-baru ini.



Baca Juga: Gara-gara Perubahan Iklim, Sepanjang 4 Tahun Indonesia Bisa Tekor Rp544 Triliun

Menurut dia menilai kemasan galon air minum isi ulang justru menjadi solusi penyediaan air minum yang ramah lingkungan di Indonesia. Pasalnya, kemasan galon isi ulang bisa digunakan secara berulang dan praktis tanpa menimbulkan potensi timbulnya persoalan sampah plastik baru yang dapat menganggu lingkungan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!