DPR Setujui Tambahan Anggaran BKPM Sebesar Rp509 Miliar
Selasa, 23 Juni 2020 - 16:06 WIB
Kedua adalah pembuatan dan distribusi aplikasi OSS yang berbasis pada Undang-undang Cipta Kerja untuk pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota termasuk penyediaan sarana dan pendampingan dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp150 miliar, masing-masing daerah Rp200 juta.
Ketiga, usulan peta potensi investasi pada 17 provinsi prioritas dalam bentuk pra feasibility studies dengan kebutuhan anggaran Rp112 miliar, per daerah Rp6 miliar. Baca: Bahlil Minta Daerah Tetap Semangat Pacu Investasi di Tengah Pandemi
"Keempat peningkatan Easy of Doing Business kita dengan kebutuhan anggaran Rp40 miliar. Ini untuk kemudian kita melakukan sosialisasikan. Kemudian eksekusi realisasi investasi kemitraan perusahaan dengan UMKM dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp27 miliar," jelasnya.
Terakhir adalah memfasilitasi rencana relokasi 40 perusahaan yang akan keluar dari China ke Indonesia dengan kebutuhan anggaran per perusahaan Rp3 miliar atau totalnya Rp120 miliar.
"Ini yang kita hunting nanti bukan 40 perusahaan dan mungkin lebih dari itu, bisa sampai dengan 300 perusahaan. Tapi biasanya yang di-hunting itu akan dilakukan komunikasi dan biasanya maksimal itu di sekitar 40 (perusahaan)," jelasnya.
Ketiga, usulan peta potensi investasi pada 17 provinsi prioritas dalam bentuk pra feasibility studies dengan kebutuhan anggaran Rp112 miliar, per daerah Rp6 miliar. Baca: Bahlil Minta Daerah Tetap Semangat Pacu Investasi di Tengah Pandemi
"Keempat peningkatan Easy of Doing Business kita dengan kebutuhan anggaran Rp40 miliar. Ini untuk kemudian kita melakukan sosialisasikan. Kemudian eksekusi realisasi investasi kemitraan perusahaan dengan UMKM dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp27 miliar," jelasnya.
Terakhir adalah memfasilitasi rencana relokasi 40 perusahaan yang akan keluar dari China ke Indonesia dengan kebutuhan anggaran per perusahaan Rp3 miliar atau totalnya Rp120 miliar.
"Ini yang kita hunting nanti bukan 40 perusahaan dan mungkin lebih dari itu, bisa sampai dengan 300 perusahaan. Tapi biasanya yang di-hunting itu akan dilakukan komunikasi dan biasanya maksimal itu di sekitar 40 (perusahaan)," jelasnya.
(bon)
Lihat Juga :