Kisah Inspiratif Harizal, Membuat Jam Tangan dari Limbah Kayu

Selasa, 07 Juni 2022 - 11:51 WIB
"Tahun 2018 itu saya terbesit ingin membuka bisnis. Tapi bingung bisnis apa. Nggak ada pikiran mau buat jam tangan olahan kayu. Tapi saat itu saya suka lihat perajin kayu bikin furniture terus serat-serat kayunya terbuang, dari situlah saya terbesit untuk memanfaatkan limbah kayu tersebut menjadi bahan dasar pembuatan jam tangan," ungkap Harizal saat berdialog di IDX Channel, Selasa (7/6/2022).

Dia mengatakan, meski produk jam tangan kayunya sudah banyak diminati masyarakat luas, namun ia tidak menampik ada tantangan dalam proses pembuatan berkelanjutan. Disebutnya, tantangan tersebut adalah bahan dasar itu sendiri yakni limbah kayu yang memiliki kualitas yang sama.

"Tantangan terbesar dari bahan bakunya. Karena ini adalah bahan baku bekas/limbah, jadi keberlangsungan bahan baku dengan kualitas yang sama itu menjadi tantangan tersendiri. Sehingga kami tidak bisa memproduksi yang terus-terusan dengan bahan baku yang sama," beber Harizal.

Baca Juga: Tidak hanya Smartwatch, imoo Hadirkan Headset untuk Anak-anak

Kendati demikian, ia bersama dengan timnya terus berupaya untuk meningkatkan kuantitas dengan kualitas yang tidak diragukan. Bagi masyarakat yang ingin memiliki jam tangan lokal berkualitas, bisa membeli jam tangan kayu Kailoka melalui website Kailoka.com. Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai Rp375 ribu hingga Rp 450 ribu.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!