Aksi Berantas Mafia Minyak Goreng Dimulai, Luhut Kumpulkan Pengusaha Kakap

Jum'at, 10 Juni 2022 - 08:48 WIB
Dengan begitu jumlah yang ada di industri ini harus cocok data di Kementerian Perdagangan, Perindustrian sampai kepada Bea Cukai. “Jadi harga jumlah itu harus bisa cocok dan kalau itu terjadi, saya kira penerimaan negara billion of dollars akan kita tambah dari sana," ucapnya.

Ke depan, Luhut juga akan membatasi kepemilikan dari perkebunan kelapa sawit maupun perusahaan produsen minyak goreng.

"Kita akan batasin orang-orang yang tinggal di luar negeri menikmati punya harta dari ratusan ribu hektare dari republik ini. Saya kira kita nggak setuju dengan itu. Saya kira bisa dengan audit yang akan kami lakukan sekarang," urainya.

"Dengan kita audit itu tadi, maka kita tahu persis, di pulau ini berapa tanahnya, dia berapa produksinya atau yield-nya, berapa dia ekspor per hari. Lalu berapa dijual dengan harga berapa harganya beda-beda," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!