PHM Tambah Produksi Gas 22,51 MMSCFD dari Proyek JSN

Jum'at, 17 Juni 2022 - 16:35 WIB
Menurut Krisna, PHM juga menerapkan praktik-praktik engineering terbaik dalam memelihara dan meningkatkan kehandalan fasilitas operasi dan produksi migas yang sudah berumur puluhan tahun sehingga tetap beroperasi secara optimal. "Dengan insentif yang diberikan kepada kami, maka keberlangsungan investasi dan produksi PHM dapat dipertahankan sehingga penyediaan energi bagi kebutuhan nasional dapat tercapai,"tandasnya.

Senior Manager Subsurface Development & Planning PHM Ferico Afrinas mengatakan, cadangan gas dari Plan of Development Lapangan North Sisi North Nubi diperkirakan sebesar 82 BSCF dengan kondensat 626 Mstb. Selain 2 sumur yang sudah onstream yaitu SS-301 & 302, saat ini PHM fokus menyelesaikan operasional pemboran dan produksi di 10 sumur sisanya. "Rencananya penambahan produksi lainnya akan dihasilkan melalui sumur SS-302 yang juga berasal dari anjungan yang sama," ujar Ferico.

Baca Juga: Ini Ciri-ciri Anak yang Memiliki IQ Tinggi, Orang Tua Wajib Tahu

Sementara itu, Senior Manager Project PHM Setyo Sapto Edi menjelaskan bahwa anjungan WPS-3 yang memiliki desain kapasitas produksi hingga 45 MMscfd dan PHM pun berhasil menyelesaikan proyek pembangunan anjungan yang ketiga. PHM telah menyelesaikan pembangunan anjungan ketiga yaitu WPN-4. "Semuanyatelah Ready for Drilling sejak tanggal 22 Februari 2022, dan saat ini masih dalam proses pengeboran serta ditargetkan akan dapat onstream pada bulan Agustus 2022.

Dengan beroperasinya 3 anjungan Proyek JSN, PHM diperkirakan akan mampu menambah produksi gas sebanyak 135 MMscfd dan menopang 20 persen produksi migas dari WK Mahakam pada tahun 2024.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!