Sri Lanka Menuju Kebangkrutan, Stok BBM Hanya Cukup Buat Seminggu

Selasa, 28 Juni 2022 - 21:14 WIB
Sri Lanka yang saat ini kekurangan uang tunai telah mengirimkan pejabat mereka untuk mencari stok BBM ke produsen energi utama Rusia dan Qatar dalam upaya untuk mengamankan pasokan minyak murah.

Ekonomi Sri Lanka telah terpukul keras oleh pandemi, kenaikan harga energi, dan pemotongan pajak populis. Tanpa mata uang asing yang cukup untuk membayar impor barang-barang penting, mereka mengalami kekurangan pasokan makanan, bahan bakar, dan obat-obatan hingga mendorong biaya hidup ke rekor tertinggi.

Selama akhir pekan, para pejabat mengatakan, negara itu hanya memiliki 9.000 ton diesel dan 6.000 ton bensin untuk bahan bakar layanan penting dalam beberapa hari mendatang. Diperkirakan bahwa pasokan akan bertahan kurang dari seminggu, di bawah permintaan reguler.

"Kami melakukan semua yang kami bisa untuk mendapatkan pasokan baru, tetapi kami tidak tahu kapan itu akan terjadi," kata Menteri Listrik dan Energi, Kanchana Wijesekera kepada wartawan pada hari Minggu.

Seorang ekonom senior, Alex Holmes di Oxford Economics mengatakan, kepada BBC bahwa pembatasan bahan bakar adalah "tanda kecil dari krisis yang memburuk".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!