Buka Lapangan Kerja, Pengusaha Kuliner Ini Gandeng Puluhan Ribu Reseller
Selasa, 28 Juni 2022 - 14:59 WIB
Namun, kepekaannya terhadap kondisi sekitar kemudian merubah segalanya. Pada 2018, Steven melihat banyak perumahan yang berdiri di belakang kampusnya. Insting menuntunnya untuk membangun bisnis catering.
Dengan nama Cateringaja, Steven fokus melayani jasa catering untuk perumahan dan perkantoran. Layanannya tersebut menyediakan lebih dari 50 jenis menu bebas pilih.
Kerja kerasnya membuahkan hasil. Bisnis yang ia tekuni tersebut terus berkembang dan membuat dirinya sukses meraih keuntungan hingga ratusan juta rupiah per bulan. Jasa catering dibutuhkan karena orang-orang tidak harus keluar rumah untuk mencari makan dan dapat memilih makanan bervariasi dengan harga terjangkau.
"Semua orang butuh makan setiap hari. Jasa catering merupakan sebuah jasa yang hampir tidak bisa ditolak oleh semua kalangan. Jika Anda berjualan gadget, tas, sepatu atau pakaian, orang mungkin hanya membeli sesekali, tetapi berbeda dengan makanan. Semua orang membutuhkannya, setiap hari," kata Steven.
Saat Pandemi Covid-19 merebak 2020 lalu, Steven melihat banyak sekali karyawan yang mengalami pemutusan hubungan kerja. Melihat kondisi itu, Steven berinisiatif untuk membantu mereka dalam mendapatkan penghasilan.
Kemudian, Steven memutuskan membuka peluang reseller catering untuk umum dengan nama brand mereka sendiri. Dirinya mengajarkan para reseller cara berjualan dari awal.
Dengan nama Cateringaja, Steven fokus melayani jasa catering untuk perumahan dan perkantoran. Layanannya tersebut menyediakan lebih dari 50 jenis menu bebas pilih.
Kerja kerasnya membuahkan hasil. Bisnis yang ia tekuni tersebut terus berkembang dan membuat dirinya sukses meraih keuntungan hingga ratusan juta rupiah per bulan. Jasa catering dibutuhkan karena orang-orang tidak harus keluar rumah untuk mencari makan dan dapat memilih makanan bervariasi dengan harga terjangkau.
"Semua orang butuh makan setiap hari. Jasa catering merupakan sebuah jasa yang hampir tidak bisa ditolak oleh semua kalangan. Jika Anda berjualan gadget, tas, sepatu atau pakaian, orang mungkin hanya membeli sesekali, tetapi berbeda dengan makanan. Semua orang membutuhkannya, setiap hari," kata Steven.
Saat Pandemi Covid-19 merebak 2020 lalu, Steven melihat banyak sekali karyawan yang mengalami pemutusan hubungan kerja. Melihat kondisi itu, Steven berinisiatif untuk membantu mereka dalam mendapatkan penghasilan.
Kemudian, Steven memutuskan membuka peluang reseller catering untuk umum dengan nama brand mereka sendiri. Dirinya mengajarkan para reseller cara berjualan dari awal.
Lihat Juga :