Anak Buah Jadi Bagian Mafia Pangan, Buwas Ancam Pecat 100 Karyawan

Kamis, 25 Juni 2020 - 19:48 WIB
Buwas mengatakan selama pandemi COVID-19, peran mafia pangan semakin menjadi-jadi. Pasalnya beberapa kali upaya Bulog mengajukan kuota impor sampai berniat menggelontorkan stok demi stabilisasi harga kerap terhalangi, tetapi pihak tertentu malah memperoleh kemudahan.

"Mafia ini harus kita lawan lebih keras. Ini memang sulit manakala kita tidak ada sinergi pemahaman bersama untuk menghilangkan mafia ini. Jujur sampai hari ini juga masih ada Pak," ungkapnya.

(Baca Juga: Erick Thohir Bakal Gabungkan Bulog dengan PTPN dan RNI )

Sebelumnya, Buwas menegaskan bahwa praktik mafia pangan nyata adanya. Ia sudah tahu dan menyarahkan informasi ke pihak berwenang. "Sudah saya serahkan kepada yang punya kewenangannya. Dan fakta kok. sekarang mau kita bicara pemalsuan berasnya ya kan, terus pemungutan daripada uang ya kan, di lapangan bagaimana kan sudah jelas itu bukan hal yang fiktif," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!