Harga Kebutuhan Pokok Melandai tapi Masih Tinggi, Cabai Jangan Ditanya
Selasa, 05 Juli 2022 - 13:43 WIB
"Yang turun-naik itu tinggi harga cabai, cabai keriting, cabai rawit. Kemarin sempat Rp80.000 cabai keriting, cabai rawit Rp100.000-an. Sekarang naik lagi, cabai keriting di atas Rp100.000, cabai rawit juga di atas Rp100.000, jadi memang itu musiman,” tukasnya.
Baca juga: Inflasi Juni 2022 Capai 0,61%, Cabai Merah Jadi Biang Kerok
Harga cabai yang meroket memang banyak dikeluhkan konsumen tapi di sisi lain membuat petani senang. “Kalau cabai saya kira nggak apa-apa lah ya, sesekali petani biar panen, biar untung," tukas Mendag.
Meski begitu, bukan berarti pemerintah tidk punya solusi. Zulhas menyampaikan bahwa Menteri Pertanian (Mentan) juga sudah memiliki program jangka panjang yaitu mengembangkan tanaman hidroponik melalui selama Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Jangka panjang Menteri Pertanian melalui skema KUR akan mengembangkan tanaman hidroponik. Jadi, (harga cabai) tidak terpengaruh lagi soal musim. Sehingga nanti kita harapkan cabai bisa stabil harganya," paparnya.
Baca juga: Inflasi Juni 2022 Capai 0,61%, Cabai Merah Jadi Biang Kerok
Harga cabai yang meroket memang banyak dikeluhkan konsumen tapi di sisi lain membuat petani senang. “Kalau cabai saya kira nggak apa-apa lah ya, sesekali petani biar panen, biar untung," tukas Mendag.
Meski begitu, bukan berarti pemerintah tidk punya solusi. Zulhas menyampaikan bahwa Menteri Pertanian (Mentan) juga sudah memiliki program jangka panjang yaitu mengembangkan tanaman hidroponik melalui selama Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Jangka panjang Menteri Pertanian melalui skema KUR akan mengembangkan tanaman hidroponik. Jadi, (harga cabai) tidak terpengaruh lagi soal musim. Sehingga nanti kita harapkan cabai bisa stabil harganya," paparnya.
(ind)
Lihat Juga :