Minyak Diskon Rusia Sulit Ditandingi, Iran Ikutan Pangkas Harga Demi China

Rabu, 06 Juli 2022 - 11:27 WIB
Namun, konsultan industri FGE mengatakan ural Rusia telah menggusur beberapa barel Iran. Minyak Iran telah dihargai hampir USD10 per barel di bawah brent berjangka untuk menempatkannya setara dengan kargo Ural yang dijadwalkan tiba di China selama Agustus, menurut para pedagang.

Penyuling independen China adalah pembeli utama minyak mentah Rusia dan Iran, dan pasokan murah menjadi penting karena mereka dibatasi oleh aturan seputar ekspor bahan bakar, tidak seperti prosesor yang dikelola negara.

Dikenal sebagai teko, mereka tidak diberi kuota untuk mengirimkan bahan bakar ke pasar luar negeri, di mana harga telah melonjak karena krisis pasokan. Sebaliknya, mereka memasok pasar domestik dan telah mengalami kerugian pada penyulingan dalam beberapa bulan terakhir karena kebijakan Lockdown mengurangi permintaan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!