Alokasikan Capex 14%, Investasi Pertamina Dukung Transisi Energi Terbesar di Dunia
Jum'at, 15 Juli 2022 - 14:53 WIB
Transisi energi merupakan kunci untuk mencegah bencana pemanasan global dan perubahan iklim. Namun, transisi energi ini tidak boleh mengganggu agenda pembangunan yang belum selesai di negara-negara berkembang. Apalagi, rata-rata konsumsi energi, pengeluaran emisi dan pendapatan per kapita negara-negara berkembang pada umumnya berada di bawah negara-negara maju.
"Negara-negara maju harus mendukung negara-negara berkembang dalam transisi ke energi berkelanjutan jika dunia ingin memiliki peluang untuk memenuhi target pemanasan global," jelasnya.
Baca Juga: PLN Butuh Dana Rp7.511 Triliun Garap Proyek Transisi Energi, Intip Strategi Pembiayaannya
Dia menegaskan pertamina akan mempercepat transisi energi meskipun membutuhkan teknologi dan biaya yang besar. Sebab itu, Pertamina terbuka untuk kemitraan dan kolaborasi dalam upaya mendorong inovasi dan menurunkan biaya teknologi.
"Ambisi Pertamina adalah menjadi perusahaan energi global terkemuka dan bereputasi baik serta diakui sebagai perusahaan yang menerapkan prinsip-prinsip ESG secara terintegrasi," jelasnya.
"Negara-negara maju harus mendukung negara-negara berkembang dalam transisi ke energi berkelanjutan jika dunia ingin memiliki peluang untuk memenuhi target pemanasan global," jelasnya.
Baca Juga: PLN Butuh Dana Rp7.511 Triliun Garap Proyek Transisi Energi, Intip Strategi Pembiayaannya
Dia menegaskan pertamina akan mempercepat transisi energi meskipun membutuhkan teknologi dan biaya yang besar. Sebab itu, Pertamina terbuka untuk kemitraan dan kolaborasi dalam upaya mendorong inovasi dan menurunkan biaya teknologi.
"Ambisi Pertamina adalah menjadi perusahaan energi global terkemuka dan bereputasi baik serta diakui sebagai perusahaan yang menerapkan prinsip-prinsip ESG secara terintegrasi," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :