Penerima Dana Abadi Pendidikan Diharapkan Cetak SDM Unggul
Jum'at, 15 Juli 2022 - 14:20 WIB
Ilustrasi. FOTO/iStock Photo
JAKARTA - Dana abadi pendidikan yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) hingga akhir tahun ini diproyeksikan bisa mencapai Rp 120 triliun. Dana tambahan hasil pengelolaan dana abadi tersebut digunakan untuk membiayai kebutuhan pengembangan sumber daya manusia.
Total dana abadi di bidang pendidikan yang dikelola pemerintah sejak tahun 2010 hingga 31 Maret 2022 mencapai Rp 99,1 triliun. Dengan rencana penambahan, total dana abadi akan mencapai Rp 120 triliun tahun ini. Melalui dana abadi tersebut telah banyak mahasiswa mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 di berbagai universitas terkemuka di luar negeri.
Baca Juga: Profil Direktur Utama LPDP Andi Hadiyanto, Lulusan UGM dan Peraih Satyalancana
Rektor President University Chairy mengatakan ada banyak manfaat yang bisa diperoleh ketika mahasiswa bisa mendapatkan beasiswa LPDP di luar negeri. Selain meningkatkan kemampuan akademis dan memperluas wawasan akademis dapat mengasah keterampilan berbahasa asing hingga membangun jejaring di lingkungan internasional. "Maka, ketika mendapatkan kesempatan untuk kuliah di luar negeri, manfaatkan sebaik-baiknya," kata dia, di Jakarta, baru-baru ini.
Total dana abadi di bidang pendidikan yang dikelola pemerintah sejak tahun 2010 hingga 31 Maret 2022 mencapai Rp 99,1 triliun. Dengan rencana penambahan, total dana abadi akan mencapai Rp 120 triliun tahun ini. Melalui dana abadi tersebut telah banyak mahasiswa mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 di berbagai universitas terkemuka di luar negeri.
Baca Juga: Profil Direktur Utama LPDP Andi Hadiyanto, Lulusan UGM dan Peraih Satyalancana
Rektor President University Chairy mengatakan ada banyak manfaat yang bisa diperoleh ketika mahasiswa bisa mendapatkan beasiswa LPDP di luar negeri. Selain meningkatkan kemampuan akademis dan memperluas wawasan akademis dapat mengasah keterampilan berbahasa asing hingga membangun jejaring di lingkungan internasional. "Maka, ketika mendapatkan kesempatan untuk kuliah di luar negeri, manfaatkan sebaik-baiknya," kata dia, di Jakarta, baru-baru ini.
Lihat Juga :