Jelang Sanksi Penuh, Pemilik Kapal Tanker Eropa Kebut Angkut Minyak Rusia
Senin, 18 Juli 2022 - 13:55 WIB
Legenda Kriti, yang dimiliki dan dioperasikan oleh Avin Worldwide, tiba 12 Juli di pelabuhan Laizhou di Cina setelah mengangkat minyak mentah dari Kozmino di Siberia Rusia, sesuai dengan informasi dari pemasok MarineTraffic. Avin tidak membalas permintaan komentar seperti dilansir Wall Street Journal.
Baca Juga: Terungkap Rahasia Minyak Rusia Tetap Laris di Tengah Sanksi Embargo Barat
Sementara itu sanksi Uni Eropa (UE) akan mulai berdampak pada 5 Desember terkait larangan pengiriman minyak Rusia ke Eropa. Pengiriman di luar benua oleh operator kapal tanker tidak dilarang, namun kapal-kapal itu tidak akan bisa mendapatkan perlindungan asuransi, membuat pelayaran apapun melanggar hukum di bawah peraturan maritim di seluruh dunia.
Permintaan minyak yang berlebihan setelah invasi Ukraina telah mendorong biaya pengiriman untuk kapal tanker Aframax ukuran sedang mencapai USD40.000 sehari, berbeda dengan USD10.000 pada bulan Januari, kata broker transportasi.
Pemilik kapal tanker asal Eropa mengatakan sanksi itu mungkin akan membuat mereka terkulai sebentar sekitar pertiga dari armada mereka. Namun permintaan minyak dunia yang kuat akan membuat kapal-kapal ini dipindahkan sekali lagi.
"Tidak ada yang bisa mengatakan apa yang akan terjadi pada pasar kapal tanker begitu sanksi dimulai, tetapi pada akhirnya, itu mungkin masih positif karena permintaan minyak tinggi. Kapal-kapal itu kemungkinan akan dikerahkan untuk mengambil minyak dari tujuan lain seperti AS dan Timur Tengah," sebut kepala sebuah perusahaan transportasi Yunani yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.
"Mereka akan menempuh jarak yang lebih jauh yang berarti mereka akan menghasilkan lebih banyak uang," bebernya.
Baca Juga: Terungkap Rahasia Minyak Rusia Tetap Laris di Tengah Sanksi Embargo Barat
Sementara itu sanksi Uni Eropa (UE) akan mulai berdampak pada 5 Desember terkait larangan pengiriman minyak Rusia ke Eropa. Pengiriman di luar benua oleh operator kapal tanker tidak dilarang, namun kapal-kapal itu tidak akan bisa mendapatkan perlindungan asuransi, membuat pelayaran apapun melanggar hukum di bawah peraturan maritim di seluruh dunia.
Permintaan minyak yang berlebihan setelah invasi Ukraina telah mendorong biaya pengiriman untuk kapal tanker Aframax ukuran sedang mencapai USD40.000 sehari, berbeda dengan USD10.000 pada bulan Januari, kata broker transportasi.
Pemilik kapal tanker asal Eropa mengatakan sanksi itu mungkin akan membuat mereka terkulai sebentar sekitar pertiga dari armada mereka. Namun permintaan minyak dunia yang kuat akan membuat kapal-kapal ini dipindahkan sekali lagi.
"Tidak ada yang bisa mengatakan apa yang akan terjadi pada pasar kapal tanker begitu sanksi dimulai, tetapi pada akhirnya, itu mungkin masih positif karena permintaan minyak tinggi. Kapal-kapal itu kemungkinan akan dikerahkan untuk mengambil minyak dari tujuan lain seperti AS dan Timur Tengah," sebut kepala sebuah perusahaan transportasi Yunani yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.
"Mereka akan menempuh jarak yang lebih jauh yang berarti mereka akan menghasilkan lebih banyak uang," bebernya.
Lihat Juga :