Omicron Reda, Belanja Sektor Pariwisata di Indonesia Meningkat
Selasa, 19 Juli 2022 - 04:52 WIB
Menurut dia, tingkat vaksinasi yang tinggi, pelonggaran mobilitas dan pengendalian kasus Covid-19 yang relatif baik mendorong bangkitnya sektor pariwisata. "Saat ini tingkat mobilitas masyarakat, terutama kunjungan ke daerah-daerah pariwisata terus meningkat," ujarnya.
Dia menambahkan, secara spasial, tingkat belanja masyarakat di wilayah Bali dan Nusa Tenggara yang merupakan daerah utama pariwisata, terus dalam tren meningkat, terutama sejak kasus Omicron mereda. Per awal Juli 2022, MSI di Bali dan Nusa Tenggara mencapai 87,7. Angka ini tertinggi sepanjang pandemi.
Berangsur pulihnya sektor pariwisata juga tercermin dari meningkatnya belanja-belanja yang terkait dengan mobilitas, hotel, restoran dan kafe (horeka) dan hiburan.
"Pada daerah-daerah utama wisata, tingkat kunjungan yang lebih tinggi mendorong belanja terkait travel, tiket pesawat, hotel, dan restoran dibanding daerah lain," terangnya.
Baca juga: Luhut Tekankan Wisnus Tulang Punggung Industri Pariwisata Indonesia
Dia menambahkan, secara spasial, tingkat belanja masyarakat di wilayah Bali dan Nusa Tenggara yang merupakan daerah utama pariwisata, terus dalam tren meningkat, terutama sejak kasus Omicron mereda. Per awal Juli 2022, MSI di Bali dan Nusa Tenggara mencapai 87,7. Angka ini tertinggi sepanjang pandemi.
Berangsur pulihnya sektor pariwisata juga tercermin dari meningkatnya belanja-belanja yang terkait dengan mobilitas, hotel, restoran dan kafe (horeka) dan hiburan.
"Pada daerah-daerah utama wisata, tingkat kunjungan yang lebih tinggi mendorong belanja terkait travel, tiket pesawat, hotel, dan restoran dibanding daerah lain," terangnya.
Baca juga: Luhut Tekankan Wisnus Tulang Punggung Industri Pariwisata Indonesia
Lihat Juga :