Pasar Keuangan Belum Efisien, OJK Perkuat Konsolidasi Perbankan
Rabu, 20 Juli 2022 - 21:54 WIB
Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK Dian Ediana Rae. Foto/MPI/Anggie Ariesta
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menyusun semacam peta jalan atau roadmap terkait konsolidasi perbankan untuk dapat diimplementasikan.
Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, pasar keuangan di Indonesia belum efisien, sehingga perlu upaya tertentu untuk meningkatkan efisiensi ini di berbagai jenis bank.
"Karena saya kira ukuran itu sangat penting, size is matter. Oleh karena itu memang nanti kita akan gunakan ketentuan yang terkait dengan modal minimum Rp3 triliun sebagai upaya ke arah sana," paparnya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (20/7/2022).
Baca juga: Resmi Dilantik, Ini Susunan Baru Dewan Komisioner OJK 2022-2027
Dian memastikan langkah ini akan dilakukan secara terukur, sebab OJK tidak ingin memaksakan secara segera, tapi masih melihat situasi bank di lapangan.
"Dan ini bisa terjadi dalam bank pembangunan daerah dan segala level. Kita akan konsisten dalam upaya konsolidasi akan dilakukan salah satunya melalui peningkatan permodalan agar lebih efisien," jelasnya.
Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, pasar keuangan di Indonesia belum efisien, sehingga perlu upaya tertentu untuk meningkatkan efisiensi ini di berbagai jenis bank.
"Karena saya kira ukuran itu sangat penting, size is matter. Oleh karena itu memang nanti kita akan gunakan ketentuan yang terkait dengan modal minimum Rp3 triliun sebagai upaya ke arah sana," paparnya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (20/7/2022).
Baca juga: Resmi Dilantik, Ini Susunan Baru Dewan Komisioner OJK 2022-2027
Dian memastikan langkah ini akan dilakukan secara terukur, sebab OJK tidak ingin memaksakan secara segera, tapi masih melihat situasi bank di lapangan.
"Dan ini bisa terjadi dalam bank pembangunan daerah dan segala level. Kita akan konsisten dalam upaya konsolidasi akan dilakukan salah satunya melalui peningkatan permodalan agar lebih efisien," jelasnya.
Lihat Juga :