Bank Indonesia Kembali Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global Jadi 2,9% di 2022
Kamis, 21 Juli 2022 - 17:08 WIB
Menurut dia tekanan inflasi global yang terus meningkat juga berpengaruh terkoreksinya pertumbuhan ekonomi dunia. Hal itu telah menyebabkan tingginya harga komoditas akibat gangguan rantai pasokan sejalan dengan ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina yang terus berlangsung, serta meluasnya kebijakan proteksionisme terutama pangan.
Baca Juga: Bank Indonesia Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 3,5%
Sejumlah negara, sebut dia, terutama Amerika Serikat (AS) merespons peningkatan inflasi tersebut dengan pengetatan kebijakan moneter yang lebih agresif sehingga menahan pemulihan ekonomi dan meningkatkan risiko stagflasi. Pertumbuhan ekonomi berbagai negara, seperti AS, Eropa, Jepang, China, dan India, diperkiralan lebih rendah dari proyeksi sebelumnya yang disertai dengan peningkatan kekhawatiran resesi di AS.
Baca Juga: Bank Indonesia Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 3,5%
Sejumlah negara, sebut dia, terutama Amerika Serikat (AS) merespons peningkatan inflasi tersebut dengan pengetatan kebijakan moneter yang lebih agresif sehingga menahan pemulihan ekonomi dan meningkatkan risiko stagflasi. Pertumbuhan ekonomi berbagai negara, seperti AS, Eropa, Jepang, China, dan India, diperkiralan lebih rendah dari proyeksi sebelumnya yang disertai dengan peningkatan kekhawatiran resesi di AS.
(nng)
Lihat Juga :