Perluas Produksi Baja, Krakatau Steel dan Posco Tambah Investasi Rp52 Triliun
Kamis, 28 Juli 2022 - 12:57 WIB
“Kami sangat gembira atas dukungan pemerintah dalam mewujudkan ekspansi PT Krakatau Posco yang merupakan perusahaan patungan Krakatau Steel dan Posco. Kami akan terus aktif berkolaborasi dalam melaksanakan rencana investasi sesuai dengan yang telah disepakati. PT Krakatau Posco akan menjadi perusahaan baja terintegrasi yang terbesar di Asia Tenggara,” ujar Silmy Karim, Kamis (28/7/2022).
Posco adalah sebuah produsen baja terbesar keempat di dunia dengan kapasitas produksi mencapai 42 juta ton baja per tahun yang memiliki dua pabrik baja di Pohang dan Gwangyang, Korea Selatan. Perusahaan multinasional Korea Selatan ini juga memiliki investasi di berbagai negara, seperti di Asia yaitu di Indonesia, Vietnam, Thailand, Malaysia, Filipina, dan India. Juga di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, maupun di Eropa dan Australia.
Silmy menyampaikan dalam MoU ini Krakatau Steel dan Posco menyepakati investasi perluasan kapasitas produksi PT Krakatau Posco yang direncanakan dapat mencapai 10 juta ton per tahun, baik produk hulu maupun hilir.
Perencanaan ini memungkinkan Krakatau Steel dan Posco untuk menghasilkan produk baja bernilai tambah tinggi seperti baja otomotif sebagai dukungan terhadap rencana pemerintah menjadikan Indonesia sebagai basis industri mobil listrik dunia.
“Selain itu kerja sama Krakatau Steel dan Posco juga dipersiapkan untuk mendukung proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) dimana Posco memiliki pengalaman panjang dalam pembangunan beberapa kota di Korea,” tambah Silmy.
Dalam kerja sama ini Kementerian Investasi memastikan kementerian atau instansi pemerintah memberikan segala dukungan kepada Krakatau Steel dan Posco yang diperlukan untuk penerbitan izin proyek dan insentif investasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Posco adalah sebuah produsen baja terbesar keempat di dunia dengan kapasitas produksi mencapai 42 juta ton baja per tahun yang memiliki dua pabrik baja di Pohang dan Gwangyang, Korea Selatan. Perusahaan multinasional Korea Selatan ini juga memiliki investasi di berbagai negara, seperti di Asia yaitu di Indonesia, Vietnam, Thailand, Malaysia, Filipina, dan India. Juga di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, maupun di Eropa dan Australia.
Silmy menyampaikan dalam MoU ini Krakatau Steel dan Posco menyepakati investasi perluasan kapasitas produksi PT Krakatau Posco yang direncanakan dapat mencapai 10 juta ton per tahun, baik produk hulu maupun hilir.
Perencanaan ini memungkinkan Krakatau Steel dan Posco untuk menghasilkan produk baja bernilai tambah tinggi seperti baja otomotif sebagai dukungan terhadap rencana pemerintah menjadikan Indonesia sebagai basis industri mobil listrik dunia.
“Selain itu kerja sama Krakatau Steel dan Posco juga dipersiapkan untuk mendukung proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) dimana Posco memiliki pengalaman panjang dalam pembangunan beberapa kota di Korea,” tambah Silmy.
Dalam kerja sama ini Kementerian Investasi memastikan kementerian atau instansi pemerintah memberikan segala dukungan kepada Krakatau Steel dan Posco yang diperlukan untuk penerbitan izin proyek dan insentif investasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Lihat Juga :