Korsel Investasi Rp142 Triliun, Bahlil: Silakan Datang, Bawa Modal dan Teknologi

Jum'at, 29 Juli 2022 - 11:17 WIB
Korea Selatan adalah salah satu pemain utama mobil listrik dunia. Foto/evspias
JAKARTA - Menteri Investasi/Kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia melakukan penandatanganan nota kerja sama dengan Kementerian Perdagangan, Perindustrian, dan Energi atau Ministry of Trade, Industry, and Energy (MOTIE) Korea Selatan untuk melakukan investasi di Indonesia senilai Rp142 triliun.

Baca juga: Anekdot Bahlil: Dulu Membuat Izin Hanya Tuhan dan Peneken yang Tahu Kapan Selesainya



Bahlil Lahadalia optimistis kerja sama yang dilakukan ini dapat mempercepat pertumbuhan investasi hijau berkelanjutan di Indonesia. Bahlil menyampaikan bahwa Indonesia dan Korea Selatan telah memiliki hubungan bilateral yang sangat baik, khususnya terkait investasi.

Melalui investasi tersebut Korea bakal menggarap Nikel di Indonesia dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik. Nikel merupakan salah satu komponen pembuatan baterai mobil listrik, yang saat ini telah dilarang pemerintah untuk dijual secara mentah.

"Investor dari Korea Selatan silakan datang, bawa modal dan teknologi, kami siap fasilitasi,” ujar Bahlil pada pernyataan tertulisnya, dikutip Jumat (29/7/2022).

Investasi hijau berkelanjutan berupa pengembangan ekosistem kendaraan listrik asal Korea Selatan di Indonesia yang direalisasikan melalui kerja sama antara konsorsium perusahaan Korea Selatan, yang di dalamnya termasuk LG, Hyundai, KIA, dan Posco dengan BUMN Indonesia IBC (Indonesia Battery Corporation).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!