Apindo : Jumlah PHK Bisa Bertambah Hingga 3 Juta Orang
Senin, 13 April 2020 - 22:46 WIB
"Sektor pariwsiata, industri penerbangan, ritel modern, itu udah duluan kena. Lalu merambah ke sektor manufkatur dan padat karya, apakah itu sudah dihitung atau belum. Apalagi sektor informal juga banyak seperti warteg dan kaki lima juga mengurangi pegawainya," bebernya.
Dia mengungkapkan, adanya PHK ini dikarenakan kesulitan pengusaha saat ini adalah mengimbangi pemasukan dengan biaya operasional yang harus dibayar. Salah satu pos pengeluaran terbesar ialah untuk pegawai.
"Kita perlu realistis. Misalnya pengusaha bilang nggak bisa mutusin (PHK) tapi dia nggak bisa gaji. Terus karyawan mau makan apa? Tapi itu kan case by case. Bagi pengusaha yang mampu, saya rasa mereka akan pertahankan karena orang (pekerja) itu aset lah bagi mereka, tapi mereka (pengusaha) udah enggak ada cashflow," tandasnya.
Dia mengungkapkan, adanya PHK ini dikarenakan kesulitan pengusaha saat ini adalah mengimbangi pemasukan dengan biaya operasional yang harus dibayar. Salah satu pos pengeluaran terbesar ialah untuk pegawai.
"Kita perlu realistis. Misalnya pengusaha bilang nggak bisa mutusin (PHK) tapi dia nggak bisa gaji. Terus karyawan mau makan apa? Tapi itu kan case by case. Bagi pengusaha yang mampu, saya rasa mereka akan pertahankan karena orang (pekerja) itu aset lah bagi mereka, tapi mereka (pengusaha) udah enggak ada cashflow," tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :