Jadi Pahlawan Digital, Generasi Muda Harus Produktif dan Inovatif

Sabtu, 30 Juli 2022 - 22:32 WIB
“Budaya hari ini benar-benar tergerus, apalagi terkait pandemi bahwa budaya ngobrol dan berinteraksi sudah tergerus karena anak muda milenial saat ini cenderung berkomunikasi lewat digital. Sopan santun juga menurun. Banyak teknologi saat ini yang bisa menghasilkan uang, tapi perhatikan juga dampak negatifnya agar tidak tumbuh berakar dalam diri kita,” tuturnya dalam webinar yang ditujukan untuk komunitas di wilayah Sulawesi dan sekitarnya.

baca juga: Jangan Kalah Oleh Robot, Miliki Kecakapan Digital di Era Industri 4.0

Wakil Ketua RTIK Aceh Adi Khairi Rahimi menambahkan, individu yang cakap bermedia digital dinilai mampu mengetahui, memahami, dan menggunakan perangkat keras dan lunak dalam lanskap digital.

Salah satu jenis perangkat lunak adalah program aplikasi. Dia pun mengingatkan untuk berhati-hati dalam menginstal aplikasi di perangkat.

“Ini sering salah kaprah. Menginstal aplikasi gratis lalu memberikan semua akses dan izin. Padahal, mungkin saja ada aplikasi yang tanpa sadar diciptakan untuk memata-matai kita. Jadi, jangan sembarang memberikan izin ketika menginstal aplikasi,” tukasnya.

Menurut dia, ada banyak jumlah perangkat keras dan lunak yang memiliki spesifikasi masing-masing. Namun, kegunaannya masih terus dikembangkan. Adi pun mengimbau masyarakat untuk tidak lelah belajar dan memahami perkembangan teknologi agar tidak gagap teknologi alias gaptek.

“Tidak ada yang gaptek kalau kita mau belajar. Semua sumber informasi ada, mari membaca. Kadang kita terjebak, berada di zona nyaman, sering beranggapan bahwa semuanya sudah dipermudah dengan aplikasi, tinggal klik tapi tidak tahu fungsi dan kegunaannya. Kalau memang masih gaptek, ayo belajar, gabung dengan komunitas dan tanyakan ke ahlinya,” saran dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!