Negara-negara G7 Bakal Halangi Rusia Raup Untung Besar dari Jualan Minyak
Kamis, 04 Agustus 2022 - 07:03 WIB
Disebutkan juga bahwa Rusia telah menggunakan ekspor energinya sebagai senjata. Kelompok G7 menegaskan, mereka akan memastikan Moskow tidak "mengeksploitasi" posisinya sebagai produsen energi "untuk mendapatkan keuntungan dari agresinya dengan mengorbankan negara-negara yang rentan."
Dilansir Forbes, pendapatan ekspor minyak Rusia meningkat sebesar USD700 juta secara Month on Month (MoM) untuk mencapai lebih dari USD20 miliar pada bulan Juni. Raihan itu 40% di atas rata-rata tahun lalu imbas lonjakan harga, seperti disampaikan badan energi internasional (IEA) bulan lalu.
Baca Juga: Diskon Harga Minyak Rusia Sulit Ditolak China, Pasokan Iran Mulai Dilupakan
Angka itu terjadi meskipun ekspor minyak Rusia cenderung turun 250.000 barel menjadi mencapai 7,4 juta barel pada Juni, level terendah sejak Agustus lalu.
AS dan negara-negara Barat telah menjatuhkan sanksi luas pada Rusia setelah invasinya ke Ukraina, tetapi konsumen minyak utama China dan India meningkatkan impor barel Rusia yang didiskon ke level rekor.
Dilansir Forbes, pendapatan ekspor minyak Rusia meningkat sebesar USD700 juta secara Month on Month (MoM) untuk mencapai lebih dari USD20 miliar pada bulan Juni. Raihan itu 40% di atas rata-rata tahun lalu imbas lonjakan harga, seperti disampaikan badan energi internasional (IEA) bulan lalu.
Baca Juga: Diskon Harga Minyak Rusia Sulit Ditolak China, Pasokan Iran Mulai Dilupakan
Angka itu terjadi meskipun ekspor minyak Rusia cenderung turun 250.000 barel menjadi mencapai 7,4 juta barel pada Juni, level terendah sejak Agustus lalu.
AS dan negara-negara Barat telah menjatuhkan sanksi luas pada Rusia setelah invasinya ke Ukraina, tetapi konsumen minyak utama China dan India meningkatkan impor barel Rusia yang didiskon ke level rekor.
Lihat Juga :