Petrokimia Gresik Perkenalkan Produk Baru untuk Dongkrak Produktivitas Padi di Luwu

Kamis, 04 Agustus 2022 - 14:43 WIB
Selain di Luwu, uji coba penggunaan pupuk Petro ZA Plus dan Phosgreen sebelumnya juga telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Petrokimia Gresik dan berbagai titik yang tersebar di Indonesia. Diharapkan, produk ini dapat segera beredar di pasaran pada bulan Agustus-September tahun ini sebagai alternatif substitusi dari produk ZA dan SP-36 yang sudah tidak lagi disubsidi oleh pemerintah sesuai Peraturan Menteri Pertanian No. 10 Tahun 2022.

Adapun pupuk Petro ZA Plus berbentuk kristal dan berwarna hijau, memiliki kandungan Nitrogen (N) 21%, Sulfur (S) 24%, Zinc (Zn) 1000 ppm. Pupuk ini mampu memacu pertumbuhan jumlah anakan, tinggi tanaman, banyaknya daun dan menjadikan warnanya nampak lebih hijau. Selain itu juga meningkatkan mutu hasil panen, serta menjadikan tanaman lebih tahan terhadap serangan hama atau penyakit.

Baca Juga: Melongok Stabilitas Industri Petrokimia di Saat Pandemi

Sedangkan sebagai pengganti SP-36, Petrokimia Gresik menghadirkan Phosgreen yang memiliki kandungan Fosfat dan Kalsium masing-masing minimal 20%, serta Magnesium minimal 3% yang berfungsi memacu pertumbuhan akar, pembentukan bunga, serta meningkatkan ketahanan hasil panen sehingga mengurangi penyusutan selama penyimpanan. Phosgreen juga diperkaya dengan tambahan unsur hara Sulfur yang dapat meningkatkan mutu hasil panen.

"Kedua pupuk ini menjadi solusi pemenuhan kebutuhan nutrisi lengkap, yang didalamnya tidak hanya mengandung nutrisi makro, tetapi juga unsur mikro yang juga sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk hasil panen yang melimpah. Kami berharap petani dapat segera merasakan manfaat dari produk ini,” tutup Digna.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!