Setahun 'Kini Kuliner' Hadir di Tanjung Bunga, UMKM Semringah Kecipratan Cuan
Jum'at, 05 Agustus 2022 - 09:51 WIB
"Saya sudah hampir setahun, lumayan menjanjikan, omzet sekitar Rp300 ribu sampai Rp400 ribu per hari. Weekend paling ramai, bisa tembus Rp500 ribu sampai Rp600 ribu per hari," kata Debby, Kamis (4/8/2022).
Meski demikian, dia juga tidak memungkiri bahwa ada hari-hari tertentu di mana pengunjung cukup sepi. Penjualan pun anjlok. Utamanya saat kasus Covid-19 sedang tinggi-tingginya. "Namanya juga jualan, kadang ramai kadang sepi," sambungnya.
Namun Debby tetap bersyukur, karena usahanya di Kini Kuliner menjadi salah satu sumber pendapatan yang menyokong ekonomi keluarga.
"Kami para tenant sangat terbantu dengan adanya Kini Kuliner menghadapi pandemi, karena waktu juga sangat fleksibel. Antusias warga juga bagus, karena tidak perlu jauh-jauh keluar Tanjung Bunga untuk makan, belum lagi harga di sini terjangkau," ungkapnya.
Public Relations GMTD, Nataziah mengungkapkan, total hampir 40 UMKM yang mengisi tenant di Kini Kuliner dengan kapasitas pengunjung bisa sampai 500 orang.
"Kini Kuliner merupakan tempat wisata kuliner di Tanjung Bunga. Awalnya GMTD ingin memfasilitasi UMKM di kawasan Tanjung Bunga. Dengan konsep berkelanjutan, Kini Kuliner menjadi contoh inisiatif GMTD membawa dampak baik bagi komunitas," jelas Nataziah.
Sebagai salah satu kota mandiri di Kota Makassar, lanjut dia, Tanjung Bunga yang memiliki luas potensial kurang lebih 1.000 hektar memang difokuskan untuk pengembangan kawasan perumahan, komersial dan pariwisata, termasuk perumahan, kavling dan kawasan rekreasi.
Meski demikian, dia juga tidak memungkiri bahwa ada hari-hari tertentu di mana pengunjung cukup sepi. Penjualan pun anjlok. Utamanya saat kasus Covid-19 sedang tinggi-tingginya. "Namanya juga jualan, kadang ramai kadang sepi," sambungnya.
Namun Debby tetap bersyukur, karena usahanya di Kini Kuliner menjadi salah satu sumber pendapatan yang menyokong ekonomi keluarga.
"Kami para tenant sangat terbantu dengan adanya Kini Kuliner menghadapi pandemi, karena waktu juga sangat fleksibel. Antusias warga juga bagus, karena tidak perlu jauh-jauh keluar Tanjung Bunga untuk makan, belum lagi harga di sini terjangkau," ungkapnya.
Public Relations GMTD, Nataziah mengungkapkan, total hampir 40 UMKM yang mengisi tenant di Kini Kuliner dengan kapasitas pengunjung bisa sampai 500 orang.
"Kini Kuliner merupakan tempat wisata kuliner di Tanjung Bunga. Awalnya GMTD ingin memfasilitasi UMKM di kawasan Tanjung Bunga. Dengan konsep berkelanjutan, Kini Kuliner menjadi contoh inisiatif GMTD membawa dampak baik bagi komunitas," jelas Nataziah.
Sebagai salah satu kota mandiri di Kota Makassar, lanjut dia, Tanjung Bunga yang memiliki luas potensial kurang lebih 1.000 hektar memang difokuskan untuk pengembangan kawasan perumahan, komersial dan pariwisata, termasuk perumahan, kavling dan kawasan rekreasi.
Lihat Juga :